in

Cara Setting Mikrotik dari Awal Sampai Akhir dengan Winbox

Bagi orang yang bergelut di bidang IT, pasti sudah mengenal yang namanya Mikrotik. Mikrotik sendiri merupakan pengaturan pada  komputer  agar bisa menggunakan jaringan wireless. Cara setting mikrotik dari awal sampai akhir dengan Winbox harus dilakukan untuk menyesuaikan konfigurasinya.

Software Winbox sendiri adalah tempat administrasi di mana proses settings dari Mikrotik dilangsungkan. Karena itu proses setting Mikrotik tidak bisa dipisahkan dengan keberadaan Winbox. Dengan Winbox, para pengguna bisa melakukan pengaturan dari awal pada komputer.

Berikut ini akan dijelaskan bagaimana cara untuk mengatur Mikrotik dengan Winbox. Proses akan dijelaskan mulai dari awal sampai akhir pengaturan. Sampai jaringan sudah siap untuk digunakan.

Apa Itu Mikrotik ?

Pada pembahasan sebelumnya, sudah dijelaskan sekilas apa itu Mikrotik secara singkat. Mikrotik umumnya berbentuk jaringan maupun network. Jaringan ini bisa disusun sendiri dengan beberapa program pendukungnya. Dengan memberikan setting yang tepat, komputer atau perangkat yang diatur bisa menggunakan jaringan wireless. Jaringan wireless ini sudah disesuaikan dan disambungkan melalui router network.

Mengenal Winbox Lebih Jauh

Seperti yang dijelaskan sebelumnya Winbox adalah tempat administrasi. Bisa dikatakan, sebagai proses pengaturan Mikrotik berlangsung. Sebenarnya, tidak hanya Winbox saja, ada tempat administrasi lain yang bisa digunakan seperti Webbox.

Tujuan dari Winbox sendiri adalah agar dapat menggunakan tampilan dari Graphic User interface. Penggunaan ini bisa memudahkan para pengguna mengatur konfigurasi jaringan. Lalu bagaimana cara setting mikrotik dari awal sampai akhir dengan winbox?

Cara Setting Mikrotik dengan Winbox dari Awal Sampai Akhir

Setelah mengenal apa itu Mikrotik dan WInbox itu sendiri. Selanjutnya, akan dibahas bagaimana cara setting Mikrotik dari awal sampai akhir dengan Winbox. Berikut adalah beberapa tahapan yang harus dilakukan:

1. Membuat Topologi

Sebelum masuk pada pengaturan Mikrotik maupun Winbox. Para pengguna harus membuat topologi dari jaringan komputer. Topologi ini diperlukan untuk mempermudah perancangan dari jaringan yang disambungkan. Sekarang, para pengguna tidak perlu repot-repot memikirkan topologinya sendiri. Karena banyak referensi yang bisa digunakan dari internet.

2. Login Akun Mikrotik di Winbox

Setelah topologi ditentukan, para pengguna baru bisa membuka software Winbox di dalam komputer. Kemudian, melalui Winbox ini para pengguna bisa login ke akun Mikrotik yang dibutuhkan. Hal yang perlu diisi sangat login ke akun Mikrotik hanya Mac Address saja. Sedangkan untuk nama dan kata sandi bisa dikosongkan atau dilewatkan

3. Tentukan Setting DHCP Client

Setelah berhasil login, hal pertama yang harus diatur adalah bagian DHCP Client. Untuk mengaksesnya, para pengguna bisa masuk ke menu IP. Kemudian DHCP Client, klik tanda + untuk mengisi interface yang ada pada form pilihan.

4. Tes Jaringan Internet

Pada tahap ini, seharusnya Mikrotik sudah memiliki jaringan internet. Jaringan internet ini melalui ISP yang sudah diatur sebelumnya. Karena itu para pengguna bisa mulai melakukan pengecekan jaringan pada Mikrotik.

Untuk melakukan hal tersebut, para pengguna bisa membuka opsi New Terminal. Kemudian, ketik ping Google.com baru tekan tombol Enter. Karena para pengguna sudah menggunakan fitur DHCP, maka para pengguna sudah tidak perlu untuk mengatur lagi gateway internet.

5. Atur IP Address

Tahap yang harus dilakukan selanjutnya adalah mengatur IP Address. Masuk ke dalam opsi IP kemudian, Addresses dan klik tombol plus (+) untuk melakukan penambahan alamat IP.

Ketika diklik akan muncul data mengenai alamat IP berikut dengan prefixnya. Pilih form alamat address yang sesuai. Misalnya 192.168.11/24. Kemudian, tentukan interface yang dipilih di sini adalah ether2. Barulah para pengguna bisa menekan apply dan kemudian Ok.

6. Atur DNS dalam Mikrotik

Hal berikutnya yang harus diatur dari Mikrotik adalah DNS. Tetap berada di menu IP, para pengguna bisa memilih DNS. Kemudian pilih form untuk diisikan pada platform. Untuk mengisi form ini, para pengguna bisa menggunakan servers 8.8.4.4 dan 8.8.8.8 untuk di bagian bawah.

Kedua DNS tersebut merupakan kode DNS untuk Google. Kode yang paling umum yang digunakan. Namun, para pengguna juga bisa menerapkan kode lain jika ingin. Referensi kode DNS sudah banyak tersebar di internet. Jadi, para pengguna bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan. Jangan lupa untuk mencentang kotak ‘Allow Remote Request’. Sebelum mengklik tombol Apply kemudian, OK.

7. Atur NAT dalam Mikrotik

Masih pada menu IP, selanjutnya para pengguna bisa beralih pada pengaturan NAT. Masuk ke opsi Firewall, kemudian klik opsi NAT dan klik tanda plus (+), isi kolom Chain dengan kode Scnat. Kemudian, centang interface ether1 yang ada di bagian bawah jendela notifikasi.

Srcnat sendiri merupakan kode yang berfungsi agar source address dari paket data berubah. Jadi, IP local yang sudah di setting menjadi IP publik. Klik action: Masquerade dan baru klik Apply kemudian Ok.

8. Atur DHCP dalam Server Mikrotik

Langkah terakhir dari cara setting mikrotik dari awal sampai akhir dengan Winbox adalah mengatur DHCP. Masih pada menu IP, pilih  DHCP Server dan kemudian menuju ke Setup. Pilih interface ether2. Pada bagian ini, para pengguna akan menentukan DHCP Address, gateway, dan ip pool yang digunakan oleh klien. 

Tentukan Lease Time yang merupakan waktu peminjaman iP Address pada client. Baru klik Next hingga muncul tombol finish.

Itulah cara setting Mikrotik dari awal sampai akhir dengan Winbox. yang bisa dilakukan. Setelah melakukan konfigurasi di atas, maka jaringan wireless sudah bisa digunakan pada komputer. hal ini lengkap dengan IP Address yang muncul secara otomatis.

What do you think?

Written by ichsanyt

Leave a Reply

Your email address will not be published.

GIPHY App Key not set. Please check settings

download winning eleven mod

Cara Download Winning Eleven 2012 Mod 2018